ADVETORIALGORONTALOHEADLINESKAB. GORONTALO

BNN Gelar Tes Urine ASN Eselon II & III Lingkup Pemerintah Kabgor

GORONTALO, sulutGO– Dalam rangka mengimplementasikan Inpres Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika Tahun 2018-2019, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Gorontalo bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Gorontalo menggelar sosialisasi dan tes urine terhadap seluruh ASN eselon II dan III lingkup pemerintahan Kabupaten Gorontalo.

Kegiatan yang dilakukan di ruang Madani Kantor Bupati Gorontalo, Kamis (10/1/19) ini juga dihadiri oleh Kepala BNN Kabupaten Gorontalo.

Sekertaris Daerah (Sekda) Hadijah U. Tayeb mengatakan, berdasarkan perintah Bupati Gorontalo bahwa tes urine ini sengaja dilakukan untuk mengetahui apakah ada ASN lingkup pemerintah Kabupaten Gorontalo yang terindikasi mengkonsumsi narkoba.

“Sasarannya adalah jangan sampai ada ASN kita yang akan dipromosikan namun orang tersebut kemungkinan terindikasi mengkonsumsi narkoba,” kata Hadijah.

Sebab kata Sekda, hasil dari tes ini akan dimanfaatkan oleh pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam hal promosi, roling jabatan dan sebagainya.

 

“Tapi toh, jika memang ada yang terindikasi, tentunya kita akan lakukan pembinaan. Tapi kita berharap, tidak akan ada ASN yang terjaring,” ujarnya.

Untuk itu, Hadijah berharap seluruh aparatnya bersih dari penyalahgunaan Narkotika.

“Insha Allah ASN kita bersih dari penyalahgunaan narkoba,” tukas Hadijah.

Sementara itu, Kepala BNN Provinsi Gorontalo melalui Kepala Bidang P2M Abdul Muchars Daud, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Gorontalo karena telah memberikan kesempatan kepada pihak BNN Gorontalo untuk menyosialisasikan dan mengimplementasikan Inpres Nomor 6 tahun 2018 tersebut di lingkup ASN Kabupaten Gorontalo, salah satunya dengan melakukan tes urin.

“Tindakan ini akan menjadi regulasi penting bagi upaya kita untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di Indonesia,” kata Abdul Muchars.

Dari tes urin ini, lanjut dia, jika ada ASN yang terindikasi maka pihaknya akan melakukan kembali tes konfirmasi dengan urin yang sama namun dengan alat yang bebeda.

“Ketika itu positif, maka akan kita geser ke labkesda untuk di tes lagi lebih dalam,” tukasnya. (adv)

Be Sociable, Share!

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close