ADVETORIALGORONTALOHEADLINESKAB. GORONTALOLEGISLATOR

Calon Kades Terbukti Melakukan Kekerasan Terhadap Perempuan & Anak, Tidak Berhak Dipilih

Komisi I DPRD Kabgor Usulkan Penambahan Persyaratan Calon Kades

KABGOR, sulutGO– Terjadinya kasus kekerasan anak di bawah umur yang diduga dilakukan oleh oknum kepala desa di Gorontalo beberapa waktu lalu mendapat perhatian khusus dari semua pihak, salah satunya DPRD Kabupaten Gorontalo.

Jayusdi Rivai, selaku Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo mengaku perihatin dengan kasus seperti ini.

Menurutnya, pemerintah Kabupaten Gorontalo dan seluruh stakeholder harus membuat regulasi yang pro rakyat untuk mencegah peristiwa itu terulang kembali.

Sehubungan dengan itu pula, Jayusdi mengatakan, bahwa pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, KPU telah membuat regulasi, dimana akan mencoret caleg yang terbukti melakukan KDRT dan kekerasan terhadap anak.

“Maka rencana kami di DPRD Kabupaten Gorontalo akan membuat regulasi serupa terkait persyaratan pencalonan kepala desa,” tutur Jayusdi.

Jayusdi mengatakan, pihaknya saat ini sedang melakukan koordinasi dengan pihak panitia pemilihan di tingkat Kabupaten agar ada penambahan persyaratan pada pilkades tahun ini.

“Dimana seseorang yang ingin mencalonkan sebagai kepala desa, harus dipastikan bahwa dirinya tidak pernah terbukti melakukan tindak pidana kekerasan perempuan dan anak, seperti halnya syarat untuk mencalonkan diri sebagai caleg,” ungkapnya.

Menurutnya, calon kepala desa yang terbukti melakukan KDRT dan kekerasan terhadap anak tidak berhak dipilih oleh rakyat. (v)

Be Sociable, Share!

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close