ADVETORIALGORONTALOHEADLINESKAB. GORONTALOLEGISLATORSOSIAL POLITIK

Jayusdi Rivai: Jangan Terburu-buru Bicara Soal Pilkada

"Putusan MK terkait Pilpres & Pileg 2019 saja belum selesai,"

LIMBOTO, sulutGO– Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Gorontalo, Jayusdi Rivai mengimbau masyarakat untuk fokus menyelesaikan tahapan penyelenggaraan Pilpres dan Pileg 2019 lebih dulu.

Ia juga meminta agar masyarakat tak terburu-buru berbicara soal pilkada yang dinilai lebih ideal untuk dibahas selanjutnya usai putusan Mahkamah Konstitusi terkait Pilpres dan Pileg.

“Jadi pertama yang harus kita perlu cermati adalah, tahapan pemilihan legislatif dan pemilihan presiden saja belum selesai. Karena kita masih harus menunggu proses yang bergulir di mahkamah konstitusi jadi kita jangan dululah bicara soal pilkada,” jelas Jayusdi Rivai, Selasa (11/6/19).

Pemilu serentak, lanjut dia, sementara berproses di MK, artinya tugas kita sebagai warga negara yang baik adalah fokus pada proses persidangan hingga putusan, sebelum berbicara soal pilkada yang akhirnya bisa menimbulkan perpecahan dan konflik.

“Karena sebagai negarawan kita harus menjaga negara ini agar tetap aman,” imbuhnya.

“Begitu pun yang terjadi saat ini di Kabupaten Gorontalo, terkait persoalan pilkada, mari kita biarkan dulu DPRD bekerja sampai akhir masa jabatan kami. Nanti setelah itu, kalau sudah masuk tahapan pilkada baru kita bicara soal pilkada,” sambung Jayusdi.

Menurut politisi PPP ini, terlalu dini jika hari ini bicara soal pilkada, apalagi dari sisi politik. Sebab, bicara soal politik adalah perihal yang tidak menentu. Hari ini bilang A, besoknya bisa saja jadi B.

“Oleh karena itu saya berharap kepada masyarakat, mari kita mengawal dulu pemerintahan, biarlah pemerintahan bekerja dengan baik. Masyarakat juga silakan mengawal dan bekerjasama. Kami di DPR juga menjalankan fungsi kami untuk mengawasi pemerintahan khusus untuk kepentingan rakyat,” ungkap Jayusdi.

Dirinya mengungkapkan bahwa orientasinya sebagai wakil rakyat adalah bekerja untuk rakyat, mengutamakan pembangunan infrastruktur maupun SDM, dan mengawal agar bagaimana anggaran-anggaran berpihak pada rakyat, serta mengawasi pengelolaan pemerintahan yang ada.

“Itu dulu yang kita utamakan, soal yang lain-lain apalagi pilkada, tahapan pilkada juga belum mulai. Makanya itu saya sampaikan tadi, tahapan di MK terkait dengan persidangan, perselisihan hasil perolehan, perselisihan hasil pemilihan umum belum selesai. Pemilu serentak nampaknya belum selesai sudah bicara pilkada, terlalu jauh. selesaikan dulu inilah kemudian kita tunggu KPU menetapkan, pemerintah pusat menetapkan karena ada banyak hal yang harus kita lihat,” jelas Jayusdi lagi.

Ia mengimbau agar masyarakat menunggu regulasi dari pusat maupun KPU. Sembari menunggu, namun tetap menjaga keamanan, ketertiban, kedamaian, mengawal dan mendukung pemerintahan yang pro rakyat. (vt)

Be Sociable, Share!

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
%d bloggers like this: