ADVETORIALGORONTALOHEADLINESKAB. GORONTALOLEGISLATOR

Masih Terkait Lahan HGU di Molowahu, Warga Kembali Datangi Komisi I DPRD Kabgor

KABGOR, sulutGO– Pro dan kontra pembangunan Perusahaan Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Lahan Hak Guna Usaha (HGU) Desa Molawahu, Kecamatan Tibawa belum terselesaikan.

Terkait hal ini, Komisi I DPRD Kabupaten Gorontalo, siang tadi Kamis (4/7/19), kembali menerima aspirasi masyarakat penggarap lahan HGU Desa Molowahu yang sisa lahannya kurang lebih 28 hektar.

Dimana, pada kesempatan itu warga Desa Molowahu menyatakan menolak jika lahan HGU yang mereka garap akan dijual ke pihak PLTS.

Kepada Komisi I masyarakat mengungkapkan, bahwa beberapa waktu yang lalu telah dikakukan pengukuran tanah di lahan HGU yang digarap oleh masyarakat Molowahu, namun setelah ditelusuri ternyata lahan itu akan dijual ke PLTS.

Hal ini pun, menurut Ketua Komisi I Jayusdi Rivai, mendapat kekhawatiran dari masyarakat penggarap lahan HGU, dimana jika lahan ini dijual, maka secara tidak langsung masyarakat penggarap lahan itu akan kehilangan mata pencaharian.

“Ini harus dibicarakan dengan seluruh pihak dan insha Allah hari ini kami akan melayangkan surat ke pihak pemerintah daerah dan pihak-pihak yang terkait untuk membicarakan hal ini, mulai dari pihak BPN sampai pemerintah daerah, Asisten 1, bagian hukum, bagian Pemerintahan, Camat, Kepala Desa dan pemilik HGU,” ucap Jayusdi.

Aleg fraksi PPP ini pun berharap agar pemerintah segera menemukan solusi atas permasalahan ini, sehingga masyarakat pun bisa tenang kembali.

“Harapan saya semoga masalah ini segera mendapatkan solusinya agar masyarakat bisa merasa nyaman kembali. Intinya harapan mereka juga, agar mereka tidak terkena gusur dan lain sebagainya, dan nanti kita lihat bagaimana perkembangan selanjutnya,” tandasnya. (v)

Be Sociable, Share!

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
%d bloggers like this: