ADVETORIALBOLTIMGORONTALOHEADLINESKAB. GORONTALOKESEHATANSULAWESI UTARA

Pemkab Boltim Lakukan Kaji Banding Di Kabupaten Gorontalo Terkait Penanganan Stunting

LIMBOTO, sulutGO- Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mogondow Timur (Boltim), melaksanakan Kaji Banding Program Inovasi Pembagunan Bidang Kesehatan Penerapan Penanganan Stunting di Kabupaten Gorontalo, Jum’at (25/04/19).

Kedatangan tim yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bolaang Monggondow Timur Ir. Mohamad Assagaf itu, disambut langsung oleh Sekrtaris Daerah Kabupaten Gorontalo Drs. Hadijah U. Tayeb serta didampingi Kadis Kesehatan Kabupaten Gorontalo Dr. Rony Sampir di Ruang Pola Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo.

Hadir pula Kadis Kesehatan Boltim Eko Marsidi bersama jajaran Kepala Puskesmas se Kabupaten Boltim berserta Kepala Desa.

Dalam kesempatan itu Sekda Boltim Ir. Mohammad menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Gorontalo yang telah menyambut baik kedatangan rombongan pemkab Boltim, serta bersedia berbagi pengetahuan dalam hal menanggulangi bidang kesehatan dan penerapan intervensi stunting.

Dirinya berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak dalam penanganan kesehatan serta pencegahan stunting di Kabupaten Bolmut, sebab telah belajar dari pengalaman dan keberhasilan Pemkab Gorontalo.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Gorontalo Ir. Hadijah Tayeb dalam sambutannya berharap kerjasama antara Pemkab Gorontalo dan Boltim akan terus berlanjut, tidak hanya di bidang kesehatan melainkan di bidang-bidang lainnya. 

Lebih lanjut, dijelaskan dalam menangani stunting, Pemkab Gorontalo menjalankan strategi dengan melibatkan intervensi spesifik dan sensitif lintas sektoral Pemerintah Daerah. 

“Selain itu, Pemkab Gorontalo melakukan berbagai inovasi, salah satunya pengadaan Pos Gizi yang merupakan tindaklanjut kegiatan Posyandu, dimana jika ditemukan anak balita bermasalah gizi akan dilakukan pemberian makanan lengkap keluarga selama 12 hari,” ujar Hadijah.

Pemkab Boltim pun dipersilakan untuk melihat langsung bagaimana upaya serta strategi yang ditempuh dalam penanganan stunting di Kabupaten Gorontalo. 

Diketahui, Kabupaten Gorontalo berhasil menurunkan angka stunting dari angka 32,3 persen pada Tahun 2015 menjadi 5,9 persen di Tahun 2018. Terkait dengan itu, dikatakan capaian penurunan angka stunting di Kabupaten Gorontalo merupakan hasil kerja semua pihak yang saling bersinergi.

Selan itu Hadijah menambahkan, Dari 21 Puskesmas di 19 Kecamatan di Kabupaten Gorontalo salah satu Puskesmas Akreditas Paripurna berada Kecamatan Dungaliyo. Bahkan untuk 2018 sebelas Puskesmas sudah menjadi Puskemas BLUD serta Tahun 2019 insya Allah 10 Puskesmas lagi. (adv/ri)

Be Sociable, Share!

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close