ADVETORIALGORONTALOHEADLINESKAB. GORONTALO

Pemkab Gorontalo Harap Kelompok Tani Tamuta Raih Juara di Champion Klaster BI

LIMBOTO, sulutGO- Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo Ir. Hadijah U. Tayeb menghadiri rapat koordinasi (Rakor) terkait persiapan seleksi tahap 2 program penghargaan kinerja Champion Klaster Bank Indonesia (BI) tahun 2019, Senin (12/08/19).

Rakor yang digelar di Ruang Rapat BI Perwakilan Provinsi Gorontalo, dihadiri Asisten Direktur Gunawan Purbowo, para Kepala Bank Cabang Gorontalo, unsur Perguruan Tinggi Gorontalo, Kabag Ekbang, dan jajaran Dinas Pertanian Kabupaten Gorontalo.

Kegiatan ini dalam rangka membahas kerjasama Pemerintah Kabupaten Gorontalo dengan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Gorontalo tentang pengembanngan Klaster Beras di Kabupaten Gorontalo, kelompok binaan Bank Indonesia (BI) dan Pemerintah Kabupaten Gorontalo. Yakni kelompok Tani Lamuta III Desa Hutabohu Kecamatan Limboto Barat yang diketuai oleh Arifin Thalib lolos seleksi tahap 1 program penghargaan Kinerja Champion Klaster tahun 2019.

Selanjutnya akan mengikuti seleksi tahap 2 kunjungan lapangan dan indepth oleh narasumber independent pada hari rabu 14/08/19.

Usai kegiatan sekda menjelaskan, kelompok Tani Lamuta dibentuk sejak tahun 2016 dan direspon untuk bisa berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan usahanya.

Di samping itu, ada usaha pengembangan Klaster beras organik di Kabupaten Gorontalo, ketua kelompoknya juga sebagai pengelola peternakan sukses dan berhasil.

Pemerintah daerah memberikan apresiasi dan terus mendorong dengan membantu berbagai infrastruktur yang dibutuhkan oleh kelompok tersebut.

Agar kelompok bisa lebih aktif lagi dalam mengelola usaha taninya maka yang terpenting adalah bagaimana bisa eksis dan mengajak kelompok yang lain untuk bisa berusaha menghasilkan produksi beras organik.

Maka, beras organik di Kabupaten Gorontalo akan semakin banyak diproduksi tentunya di samping untuk kebutuhan sendiri juga bisa di perjual belikan untuk mendatangkan nilai ekonomi lebih tinggi dibanding dengan beras yang bukan organik.

“Saya berharap kelompok ini bisa masuk dalam sembilan besar dan nantinya bisa ranking satu secara nasional, oleh sebab itu hari ini kita rapat untuk menyamakan persepsi,” tutup Sekda. (Adv/rls)

Editor : Fitra Wahyula Tonote

Be Sociable, Share!

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close