ADVETORIALGORONTALOHEADLINESKAB. GORONTALO

Pemkab Gorontalo sambut baik kedatangan Tim Ifad dan Tim Project Manager Readsi

LIMBOTO, sulutGO- Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo menerima Tim Ifad dan Tim Project Manager Readsi Pusat. TIM yang dipimpin oleh Mr. Ivan Direktur IFAD Wilayah Indonesia dan Mr. Nicolas Program Manager IFAD Wilayah Indonesia tersebut diterima langsung Sekretaris Daerah Ir Hadijah U Tayeb di ruang kerja Bupati, Kamis (22/08/19).

Sekretaris Daerah Hadijah U. Tayeb dalam sambutan mewakili pemerintah daerah mengucapkan selamat datang kepada Tim Readsi serta ucapan terima kasih atas penghargaan Ifad dan Kementan RI mengalokasikan Dana bantuan Program Raedsi di Kabupaten Gorontalo dijelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gorontalo sangat mensupport program ini karena tujuannya adalah untuk kesejahteraan masyarakat khususnya petani di Kabupaten Gorontalo.

Sementara itu, Sekertaris Dinas Pertanian Fony Tangahu menyampaikan, kunjungan timnya tersebut dalam rangka mendukung implementasi program Rural Empowerment and Agriculture Development Scaling Up Initiative (READSI) di daerah serta pengawalan kegiatan yang akan dilaksanakan Support Mission oleh International Fund For Agricultural Development (IFAD) Bersama dengan Badan PPSDMP Cq National Program Management Office (NPMO).

Bukan hanya itu ia menjelaskan program Readsi akan melaksanakan Support Mission di Provinsi Gorontalo dan Dinas Pertanian Kabupaten Gorontalo menjadi salah satu Kabupaten yang dikunjungi tim.

Ia juga menambahkan bahwa salah satu komponen dalam program Readsi adalah pemberdayaan kelompok wanita tani dengan memanfaatkan pekarangan dengan menanam sayur-sayuran di pekarangan.

Program ini sudah sejalan dengan Program Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo yang saat ini lagi gencar-gencarnya melakukan kegiatan pencegahan stunting melalui perbaikan gizi keluarga.

“Program ini sudah sinergis dan terkoneksi dengan Program Dinas Kesehatan dan TP PKK Kabupaten Gorontalo untuk pencegahan stunting melalui perbaikan gizi masyarakat,” kata Fony.

Untuk diketahui, Tim Ifad dan Tim Project Manager Readsi Pusat sangat mengapresiasi kinerja Tim Readsi Kabupaten Gorontalo karena progres kegiatan sudah lebih maju dibandingkan kabupaten lainnya di Provinsi Gorontalo dan pengelolaan administrasi sangat baik.

Hadir dalam kesempatan itu Kadis Keuangan Kabupaten Gorontalo, Dinas Pertanian Provinsi diwakili oleh Kabid Penyuluhan Rina Thayeb, serta Dinas Pertanian Kabupaten Gorontalo bersama tim pengelola Readsi Kabupaten Gorontalo Didin Isa, Biro perencanaan Kementan, Bapenas, Kemenlu Bayu Rahmawan, Project Manager Readsi Pusat. (Adv)

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gorontalo, Rahmat Pomalingo di tempat berbeda mengungkapkan, program ini sangat bermanfaat untuk masyarakat kabupaten Gorontalo, khususnya untuk pengembangan masyarakat pertanian di desa.

“Prinsipnya kami sangat mendukung program ini, dan sesungguhnya program dari pusat dan daerah itu sama, sasarannya juga satu, tinggal bagaimana kita mensinergikan program dari pusat, provinsi dan kabupaten, sehingga kita mampu mencapai program pembangunan masyarakat didaerah dengan memanfaatkan semua sumber daya yang ada,” ujar Rahmat.

“Kemarin saya sudah membuka sosialisasi untuk Program READSI ini, kami minta setiap tahunnya semua target yang diberikan oleh READSI bisa terukur, misalnya income per kapita, derajat kesejahteraan dan kesehatan masyarakat. Sebagai kepala daerah, kami ini adalah bagian dari pemerintah pusat, sebagai garda terdepan dari program-program pusat, pasti saya dan seluruh jajaran di Pemda Kabupaten Kupang akan mendukung program READSI ini,” lanjut Rahmat.

Sebelumnya Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Bustanul Arifin Caya menyampaikan bahwa Kabupaten Kupang merupakan salah satu dari 18 Kabupaten yang terpilih dari 6 Provinsi untuk mendapatkan alokasi Program READSI dari tahun 2018 sd 2023.

“Sasaran dari program READSI ini yakni petani miskin di pedesaan yang memiliki lahan untuk mengembangkan kegiatan ekonomi di sektor pertanian, serta aktif berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi di sektor pertanian,” lanjut Kadis.

Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah, antara lain program pengentasan kemiskinan, program perbaikan gizi masyarakat dan peningkatan infrastruktur di Kabupaten Gorontalo.

“Harapannya program ini dapat diimplementasikan dengan keterlibatan semua pihak, tidak hanya Dinas Pertanian, namun melibatkan juga stake holder lainnya, sehingga menjadi program yang bersinergi di Kabupaten Gorontalo. Dan setelah program selesai, ada keberlanjutan program untuk dimanfaatkan oleh masyarakat Kabupaten Gorontalo pada umumnya,” ujar Rahmat. (adv)

Editor : Fitra Wahyula Tonote

Be Sociable, Share!
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
%d bloggers like this: