ADVETORIALBERITAGORONTALOKAB. GORONTALOLEGISLATOR

Pengambilan Keputusan Terhadap Ranperda APBD TA 2019

GORONTALO, sulutGO- Bupati Gorontalo Prof. Nelson Pomalingo menghadiri Rapat Paripurna DPRD Pembicaraan Tingkat II dengan agenda Pengambilan Keputusan terhadap Ranperda tentang APBD tahun anggaran 2019 di Ruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Kabupaten Gorontalo, Jumat (30/11).

Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo Sahmid Hemu didampingi Wakil Ketua I Irwan Da’i dan Wakil Ketua II DPRD. Serta dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Gorontalo, Pimpinan Perguruan Tinggi, Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, Para Asisten Setda, Pimpinan Instansi Vertikal, Pimpinan Organisasi Pemerintah Daerah, Camat, Ketua MUI, Anggota Dewan, Tokoh Masyarakat, serta Tokoh Adat.

Terkait Ranperda APBD tahun anggaran 2019, dimana pembahasannya telah melalui rapat komisi DPRD dengan SKPD mitra kerja, berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan oleh Badan Musyawarah DPRD.

Selanjutnya dilakukan rapat gabungan komisi dalam rangka penyampaian laporan hasil rapat komisi yang telah dilakukan yang dibacakan oleh Ali Polapa.

Dan pembahasan terakhir terkait Ranperda ini adalah rapat kerja Badan Anggaran DPRD dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah untuk penyelesaian akhir.

Terkait pendapat Fraksi, dimana ke tujuh fraksi di DPRD Kabupaten Gorontalo pada intinya “MENYETUJUI” Ranperda tentang APBD tahun anggaran 2019 menjadi Peraturan Daerah.

“Dalam proses pembahasan bersama
Badan Anggaran dengan TAPD serta Pimpinan OPD terhadap RAPBD T.A 2019, telah dilalkukan kajian terhadap sinkronisasi program dan kegiatan yang telah dirumuskan serta penganggarannya termasuk upaya pencapaian di masing-masing satuan kerja, sesuai prioritas pembangunan daerah Tahun 2019 yang meliputi, Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kedaulatan Pangan dan Ekonomi Kreatif dan Infrastruktur dan Lingkungan Hidup,” jelas Ali Polapa dalam laporannya.

Dikatakan, bahwa penyusunan
RAPBD Kabupaten Gorontalo tahun 2019 tetap mengacu pada PP 58 tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

Lebih khusus lagi dipertegas melalui Permendagri Nomor 38 Tahun 2018 tentang pedoman penyusuan APBD 2019. Demikian pula perencanaan anggaran tahun 2019, ini didasarkan pada formulasi kebijakan anggaran yang dikenal dengan Kebijakan Umum APBD tahun 2019, berbasis kinerja atau prestasi kerja dengan struktur, pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan yang merupakan satu kesatuan APBD.

Meskipun dalam proses Pembahasan RAPBD Tahun Anggaran 2019 ini tidak bisa dipungikiri banyak terjadi perbedaan pendapat, bahkan proses pembahasannya pun sangat alot, baik antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah dengan Badan Anggaran, maupun antara sesama Anggota Badan Anggaran. Tapi hal ini adalah bagian dari dinamika, sesungguhnya merupakan hal yang biasa dan lumrah.

“Dan Alhamdulillah, harapan dan kebutuhan masyarakat yang diaspirasikan lewat lembaga legislatif sebahagiannya sudah terakomodir lewat RAPBD tahun anggaran 2019. Hal ini hanya bisa terjadi berkat sikap, tanggap dan pengertian serta adanya kebersamaan dari pihak Pemerintah Daerah, khususnya TAPD yang mampu tampil dengan solusi yang cukup bijak dan arif, serta terterima oleh semua pihak,” tutup Ali.

Sementara itu, Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo dalam sambutannya menuturkan persetujuan oleh DPRD pada hari ini, tentunya telah melalui tahapan mekanisme dan tata tertib DPRD, sehingga Ranperda APBD Kabupaten Gorontalo Tahun Anggaran 2019 sudah dapat disetujui dan ditetapkan tepat waktu sebagaimana yang diamanatkan di dalam peraturan perundang-undangan.

Seperti disampaikan Bupati, ada beberapa hal dalam penurunan pada alokasi khusus, termasuk BID tetapi dibagian lain telah terjadi peningkatan seperti Dana Desa, dana Kelurahan serta beberapa anggaran lainya sehingga diakumulasi APBD 2018-2019 terjadi kenaikan sejumlah 85 miliyar.

Lebih jauh lagi, kata Nelson, APBD instrumen yang memainkan fungsi alokasi, distribusi dan stabilitasi, maka selayaknya APBD akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi, penurunan pengangguran dan kesenjangan, mencegah terjadinya pemborosan sumber daya serta mampu memeberikan landasan fundamental bagi perekonomian daerah.

“Kami memahami bahwa dengan dilaksanakannya paripurna keempat hari ini adalah bukti kongrit kinerja legislatif dalam mengembangkan harapan dan amanah rkayat sehingga apa yang diungkapkan dalam tahapan agenda sidang pembahasan RAPBD akan menjadi masukan positif bagi Pemerintah Daerah,” ujar Nelson.

Diakhir sambutanya Bupati mengatakan, pada prinsipnya, pihaknya sejalan dengan konsep pihak DPRD bahwa kepentingan masyarakat harus menjadi skala prioritas yang harus pertimbangkan dalam penyusunan RAPBD.

“Oleh karena itu, adanya sidang pendapat yang terjadi pada pembahasan RKA SKPD adalah kondisi normatif yang memang wajar terjadi dalam sebuah proses pengambilan keputusan,” tuturnya.

Jika demikian, lanjut Nelson, pihaknya dalam 1 atau 2 hari kedepan akan menyampaikan Ranperda APBD 2019 kepada Pemerintah provinsi untuk dievaluasi sebagai ketentuan yang berlaku.

Pemerintah Daerah pun berharap proses ini akan terlaksana secepat mungkin dan tidak mengalami kendala yang berarti dalam pelaksanaanya nanti.

Bupati Gorontalo menambahkan Pada Ranperda Perubahan APBD ini, disadari bahwa masih banyak rencana program dan kegiatan yang belum terakomodir disebabkan keterbatasan kemampuan keuangan daerah.

Dengan harapan, rencana kegiatan yang belum terakomodir pada tahun ini dapat terakomodir pada tahun anggaran berikutnya dengan tetap memperhatikan prioritas kegiatan sesuai dengan target yang telah ditetapkan dalam RPJMD sehingga asa Pemerintah Daerah untuk menghadirkan Pemerintahan Yang Melayani dan Lebih Baik tetap terjaga.

“Saran-saran dan masukan yang telah disampaikan oleh Dewan yang Terhormat, melalui pendapat akhir oleh masing-masing fraksi, merupakan catatan penting bagi Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Gorontalo di masa yang akan datang,” pungkas Bupati Nelson. (Adv)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close