ADVETORIALGORONTALOHEADLINESKAB. GORONTALOLEGISLATORSOSIAL POLITIK

Perkokoh Penyelenggaraan Program Daerah, DPRD Sahkan 3 Perda Usul Inisiatif Pemda Kabgor

LIMBOTO, sulutGO– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo bersama pemerintah daerah kembali mengesahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda) pada sidang paripurna yang digelar di Kantor DPRD Kabupaten Gorontalo, Senin (15/4/2019).

Berdasarkan pantauan media, paripurna yang dipimpin oleh ketua DPRD Kabupaten Gorontalo Sahmid Hemu ini dihadiri langsung oleh Bupati Gorontalo, Sekda, anggota DPRD, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkup pemerintah kabupaten Gorontalo.

Sebelum Ranperda tersebut disahkan terlebih dahulu, ketua Panitia Khusus (Pansus) melaporkan hasil kerjanya dalam membahas tiga Ranperda yang kesemuanya adalah usulan pemerintah daerah.

Berikut tiga Ranperda yang disahkan menjadi Perda.

1. Perda Kabupaten Gorontalo Tentang Rencana Pembangunan Industri Kabupaten/Kota (RPIK) Tahun 2017-2037.

2. Perda Kabupaten Kabupaten Gorontalo Tentang Pajak Sarang Burung Walet.

3. Perda Kabupaten Gorontalo Tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD).

Adapun sesuai kesepakatan semua anggota dewan yang hadir, secara aklamasi menerima dan menyetujui pengesahan Ranperda itu menjadi Perda Kabupaten Gorontalo.

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo pun mengucapkan terima kasih kepada para anggota DPRD Kabupaten Gorontalo yang telah bekerja sama dalam pengesahan tiga Ranperda menjadi Perda kabupaten Gorontalo, selain itu dirinya juga mengajak pihak dewan untuk ikut mengawasi pelaksanaan Perda tersebut.

Nelson juga berharap bahwa ranperda yang telah disetujui untuk menjadi peraturan daerah ini, akan menjadi landasan yang kokoh, kukuh dan kuat dalam mengakselerasi penyelenggaraan program dan kegiatan di daerah ini.

“Pemerintah daerah sangat mengharapkan adanya dukungan dan partisipasi dari semua elemen masyarakat, agar berbagai aspek terkait dengan penyelenggaraan program dan kebijakan di daerah ini dapat berjalan dengan optimal dan maksimal. Semoga berbagai harapan dan cita- cita yang hendak diwujudkan dengan kehadiran perda ini, akan menjadi sebuah keniscayaan yang dapat memberi kecerahan dan gemilangya harapan akan masa depan masyarakat, bangsa dan negara secara lebih dimasa depan,” tutur Nelson.

Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo dihadapan media mengungkapkan bahwa pada intinya ketiga ranperda ini dibuat sebagai bentuk sinergitas antara Pemkab dan DPRD, serta wujud komitmen DPRD dalam mengawal program yang prorakyat dan pro pada kemajuan Kabupaten Gorontalo.

“Terkait pembangunan kawasan industri, kita lihat bahwa Kabupaten Gorontalo merupakan wilayah pertama yang ada di Indonesia Timur yang mulai menerapkan perda ini. Tentu dari usul inisiatif pemda ini, telah melihat bahwa potensi lima hingga sepuluh tahun kedepan Kabupaten Gorontalo berpotensi jadi wilayah industri karena wilayah kita sangat didukung oleh letak geografisnya,” jelas Sahmid.

Sehingga, lanjut Sahmid, sebaiknya pemerintah mengambil langkah yang tepat untuk melakukan pengaturan ataupun pengendaliam terhadap tumbuh kembangnya kawasan industri yang dalam beberapa tahun terkahir sudah mulai tumbuh di Kabupaten Gorontalo.

“Berikut, terkait Perda tentang pajak sarang burung walet, pertama jangan dilihat bahwa ini adalah semata-mata untuk peningkatan PAD, tapi dilain sisi kita harus melihat bahwa ini merupakan bentuk pengendalian pemda, karena sampai hari ini sudah tercatat kurang lebih 40 usaha yang mengarah pada pendapatan sementara dan ini kita lihat sebagai potensi besar bagi daerah,” ucapnya lagi.

Dan terkahir, kata Sahmid, terkait BMD, merupakan langkah tepat yang diambil alih oleh pemda dalam rangka menginvertarisir aset daerah di Kabupaten Gorontalo yang belum jelas status kepemilikannya.

“Karena masih banyak aset daerah yang ada di kabgor yang tidak bertuan atau yang tidak jelas tuannya. Sehingga, melalui perda ini kita akan atur sehingga bisa dimanfaatkan untuk pembangunan dan untuk kelestarian lingkungan,” tandas Ketua DPRD, Sahmid Hemu. (adv)

Be Sociable, Share!

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close