ADVETORIALBERITAGORONTALOKAB. GORONTALOLEGISLATOR

Revisi RPJMD Pemkab Gorontalo Disesuaikan Dengan Dinamika Provinsi

GORONTALO, sulutGO– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo melaksanakan Rapat Paripurna Pembicaraan Tingkat Kedua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) perubahan atas peraturan daerah (Perda) nomor 8 tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Gorontalo Tahun 2016-2021, Senin (4/1/2018).

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo Sahmid Hemu, didampingi Wakil Ketua DPRD Irwan Da’i, dihadiri Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, unsur Forkompinda, sebagian besar anggota DPRD Kabupaten Gorontalo serta pejabat lingkup Pemkab Gorontalo.

“Ranperda tentang perubahan Perda nomor 8 tahun 2016 tentang RPJMD Tahun 2016-2021 yang disampaikan Bupati pada Rapat Paripurna tingkat kesatu telah disetujui untuk dibahas pada tingkat selanjutnya dan telah ditindaklanjuti dengan pembahasan antara Pansus dan tim pemerintah daerah sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Sahmid seraya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membahas ranperda tersebut.

Rapat paripurna kemudian dilanjutkan dengan pembacaan laporan hasil pembahasan oleh Ketua Pansus RPJMD dan pendapat seluruh fraksi terhadap hasil pembahasan, yang menyetujui hasil pembahasan Pansus.

Sementara itu Bupati Nelson Pomalingo saat menyampaikan pendapat akhir kepala Daerah, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah membahas Ranperda perubahan atas peraturan daerah (Perda) nomor 8 tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Gorontalo Tahun 2016-2021.

Rapat Paripurna kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara persetujuan Bersama terhadap Ranperda perubahan atas peraturan daerah (Perda) nomor 8 tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Gorontalo Tahun 2016-2021.

“Diharapkan kepada pemerintah daerah agar segera menyampaikan kepada pemerintah provinsi untuk dievaluasi dan selanjutnya ditetapkan menjadi Perda sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku,” kata Ketua DPRD, Sahmid Hemu.

Disamping itu, Sahmid juga mengungkapkan, terkait Revisi RPJMD ini merupakan usul pemerintah kabupaten, dan hal ini sudah dikaji oleh pihak eksekutif karena melihat ada target yang sudah melampaui dan ada juga yang belum namun sudah ditargetkan pada RPJMD.

“DPRD di sini melihat dari sisi regulasi dan tentu juga memberikan muatan-muatan, dan yang paling penting kita berikan masukan terhadap RPJMD terkait orientasi dari pada pemerintah daerah,” kata Ketua DPRD Sahmid Hemu.

Seperti yang diungkapkan Ketua DPRD, perubahan RPJMD ini, tutur Bupati Nelson, dilakukan dalam rangka untuk disesuaikan dengan dinamika Provinsi Gorontalo.

“Kedua, ada target yg sudah melampaui, sehingga anggarannya kita sesuaikan, dan kita berikan lebih pada program yng belum terlampaui. Ketiga, ada OPD baru yang belum memilikk anggaran, sehingga mereka harus diberi target,” jelas Nelson, yang ditemui usai rapat paripurna. (vt)

Be Sociable, Share!

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close