BERITAGORONTALOKAB. GORONTALOPENDIDIKANSOSIAL POLITIK

Bawaslu Gorontalo Gandeng Civitas UG Gelar Kuliah Umum Menuju Pemilu Berintegritas

LIMBOTO, sulutGO– Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Gorontalo menggandeng salah satu Kampus ternama di Gorontalo yakni Universitas Gorontalo dalam menyelenggarakan kuliah umum.

Kegiatan yang digelar di Auditorium UG pada Kamis (13/9) itu menghadirkan Anggota Bawaslu RI Divisi Hukum, Fritz Edward Siregar, SH, LL.M, Ph.D sebagai narasumber.

Serangkaian kegiatan dilakukan seperti penandatangan MoU 24 organisasi kemahasiswaaan, kepemudaan dan LSM, sebagai relawan partisipatid pengawas pemilu tahun 2019 mendatang.

Dalam pemaparanya, Fritz menyampaikan, menuju pada pemilu yang berintegritas, banyak hal yang harus menjadi patokan dan tentunya harus melibatkan semua elemen termasuk organisasi masyarakat maupun Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).

“Dalam menegakkan pemilu yang jujur bersih dan transparansi ini setidaknya ada 7 hal yang perlu diperhatikan yakni politik uang, kampanye hitam, daftar pemilih tetap, kekerasan atau intimidasi, pemalsuan dokumen serta penggunaan fasilitas negara,” urai Fritz.

Menurutnya, tujuh elemen ini sangat rentan dan perlu pengawasan yang ketat, sehingga dengan adanya relawan partisipatif ini diharapkan bisa mengurangi persoalan-persoalan yang muncul pada saat kampanye hingga masa jelang pemilu.

“Semua komponen harus bersama-sama bersinergi untuk menegakkan aturan agar menuju pemilu yang berintegritas.”

Sementara, pada kesempatan itu  pula, Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo Zaharudin Umar menambahkan, tujuan kegiatan ini tak lain untuk memperkuat relawan partisipatif dalam mengawal proses demokrasi menuju pemilu berintegritas.

“Saat ini banyak kejadian yang dianggap memang melanggar dan sudah dilaporkan, namun panwas pun tak langsung bertindak cepat karena selalu terbentur pada beberapa hal,” ucap Zainudin.

Sebelumnya, Wakil Rektor II UG Dr. Dikson Junus, M.PA mewakili rektor dalam sambutannya mengungkapkan, UG merupakan kampus yang sangat peka akan aktifitas demokrasi.

Dimana, UG institusi yang terus bersikap kritis terkait kebijakan pemerintah atau pun lembaga penyelenggara pemilu.

Dikson mengaku kehadiran anggota Bawaslu RI adalah satu hal yang baik dalam memberikan pemahaman soal pengawasan pemilu.

“Alhamdulillah kita yang hadir mendapat kesempatan bersama dengan anggota Bawaslu. Olehnya atas nama civitas akademika UG saya mengucapkan terima kasih atas kedatangannya di kampus UG, kampus perjuangan,” tandas Dikson.

Turut hadir pada kesempatan itu, ketua Dewan Pembina Yayasan PDLP UG Dr. H. Rustam Akili, SE, SH, MH, para pengawas YPDLP, unsur dosen di lingkungan UG serta mahasiswa dan relawan partisipatif. (hms/ug)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close