BERITABOLMONG RAYABOLMUTHUKUM & KRIMINALSULAWESI UTARA

BNN Bolmong Raya Sosialisasi Penyalagunaan Psikotropika Dan Obat Terlarang

BOLMUT,sulutGO–Badan Narkotika Nasional (BNN) Wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR), mengsosialisasikan Penyalagunaan Psikotropika dan Obat-Obat Terlarang pada peserta Jambere Pemuda Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), di Pantai Indah Kuhanga, Kecamatan Bintauna, Kamis (3/5).

Kepala BNN wilayah BMR, Yuli Setiawan Dwi Purnomo SH, saat di temui sulutGO, mengatakan bahwa narkoba bisa masuk di seluruh wilayah Indonesia.

Sesuai data intelejen BNN Nasional setiap tahun masuk sekitar 250 ton.

“Bolmut merupakan lintasan dari Makasar, Palu, Gorontalo, sebelum masuk ke Bolaang Mongondow lain. Bolmong Induk, Kotamobagu, Bolsel, Boltim bahkan sampai Minsel hingga Manado”, Ungkap Purnomo.

“Seperti yang kita tempati ini, pantai ini bisa saja menjadi jalan-jalan tikus pengedar karena pengedar narkoba ini banyak melalui laut, jadi bisa saja terindikasi adanya narkoba masuk di Bolmong Utara”, Jelasnya.

Lanjutnya, kita bekerja sama dengan Pemerintah Daerah BMR, khusunya Pemda Bolmut dalam hal ini Dispora Bolmut, untuk mensosialisasikan terhadap dampak penyalagunaan narkoba.

“Tidak mungkin mampu BNN saja, tanpa sinergitas, tanpa dukungan Pemda setempat, nah salah satunya ini sosialisasi, langka selanjutnya prefentif, kita akan lakukan tes urine, kita sudah ada komunikasi dengan pemda Bolmut, nanti kita lihat anggarannya pemda yang ada, kita akan lakukan tes urin secara mendadak, untuk pencegahan itu langkah satu-satunya”, Tegasnya.

BNN Bolmong Raya, tidak segan-segan melakukan tindakan langka tegas jika nanti di temukan pengedar dan pengguna di wilayah BMR.

“Kita akan lakukan tindakan pemberantasan, kita tindak, kita proses, seperti di tahun kemarin, di proses sesuai hukum yang berlaku jika ditemukan. Karena di BMR terindikasi ada pengguna Komiks, ehabon, dan juga mekstril, narkoba itu tidak hanya sabu”, Pesannya.

Purnomo berharap, Bolmut kedepan tidak ditemukan lagi masyarakat dan khusunya pemuda dalam mengkonsumsi ataupun mengedar obat-obatan yang terlarang.

“Hidup sehat tanpa narkoba, karena itu sangat berbahaya sekali dan tidak menguntungkan buat diri kita sendiri, sangat merugikan karena rutinitas bekerja tidak bagus, ketergantungan dan sebagainya”, Tutupnya.(Dolvin).

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close