GORONTALOHEADLINESKOTA GORONTALOLEGISLATOR

Bahas Ranperda Kota Layak Anak, Tien Mobiliu: Ini Butuh Kolaborasi Berbagai Pihak

GORONTALO, sulutGO -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Gorontalo menyelenggarakan Rapat Panitia Khusus (Pansus) II terkait usulan inisiatif Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) mengenai Kota Layak Anak.

Bertempat di Aula I DPRD Kota Gorontalo, Senin (11/2), rapat yang dipimpin oleh Anggota Komisi B, Tien Suharti Mobiliu tersebut turut dihadiri Dinas Pengedalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (DPPKBP3A), Forum Kota Layak Anak (FKLA) serta pihak Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) selaku tim naskah akademik.

“Baik pemerintah kota, masyarakat dan juga dunia usaha ini menjadi satu kesatuan turut bertanggung jawab terkait dengan pemberlakuan, perlindungan serta memberikan ruang kepada tumbuh kembang anak,” ujar Tien Mobiliu yang juga selaku Ketua Pansus.

Tien mengatakan, pihaknya sudah melakukan pembahasan yang tentunya tidak memakai waktu singkat, sebab banyaknya referensi yang harus dimasukkan.

“Dalam pasal-pasal tersebut diatur sehingga benar-benar hak anak serta ruang lingkup anak harus kita sediakan, karena tujuan membahas ranperda ini yaitu bagaimana kita menyatukan persepsi sehingga pasal dibuat tim naskah akademik lebih diperkaya lagi ketika ada masukan dari pihak eksekutif,” ungkap Tien.

Bagi dirinya, yang menyebabkan pembahasan sedikit alot dikarenakan Nomenklatur kota layak anak, oleh (DPPKBP3A) mengusulkan agar nomenklaturnya kota layak anak dirubah menjadi penyelenggaran kota layak anak.

“Jadi himbauan kami dan saya selaku ketua pansus kota layak anak tentunya pada minggu depan nanti akan di diskusikan dan rapatkan lagi terkait beberapa pasal yang mereka ingin memasukkan mengenai ada kelembagaan,” tambahnya.

Terakhir tutur Tien Mobiliu, pihaknya akan melakukan diskusi kembali kemudian pembahasannya bisa mengerucut serta pasal-pasal yang menjadi perdebatan kedepan ini sudah mendapatkan suatu konsep kontekstual kalimat yang dalam bahasa hukumnya dalam artinya tidak menjadi bias dan tidak bertentangan dengan aturan diatasnya. (Ag)

Be Sociable, Share!

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close