BERITAGORONTALOGORONTALO UTARA

Gorut Rawan Bencana, Ini 3 Komponen Penting Penanggulangannya!

GORUT, sulutGO– Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gorut menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) penanggulangan bencana, dengan tema ‘keterpaduan pemerintah dan dunia usaha dalam menanggapi bencana secara berkelanjutan’.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Asisten III bagian Administrasi Umum Sofyan Djaidjun ini, dilaksanakan di kantor BPBD Gorut, serta diikuti oleh pihak TNI, Kepolisian, Basarnas, BMKG, dan pihak terkait lainnya.

Adapun pemateri dari BMKG dan BPBD Provinsi Gorontalo.

Dalam sambutannya Asisten III menjelaskan, rakor penangulangan bencana ini merupakan program pemerintah pusat, baik nasional, regional.

“Bahkan sampai tingkat kecamatan, dan kalau perlu sampai ke desa. Penanggulangan bencana ini juga menjadi tanggungjawab kita semua, mulai dari pemerintah, BPBD, Basarnas, sampai TNI dan Polri,” ujar Sofyan.

Sementara itu, selaku penyelenggara Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gorut, Nurhadi Rahim menjelaskan, pertemuan ini bertujuan untuk membangun kemitraan dari 3 komponen penting.

“Intinya hari ini kita membangun kemitraan sesuai amanat undang-undang nomor 24 tahun 2007, yakni ada tiga komponen yang berperan penting dalam hal ini, yaitu pemerintah, dan ketiga adalah dunia usaha. Jadi kami harapkan ini bisa berjalan secara terpadu,” pungkas Nurhadi.

Di tempat yang sama juga, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Gorontalo, Sumarwoto saat diwawancarai menyampaikan apresiasi kepada BPBD Gorut yang telah melaksanakan kegiatan yang sangat penting tersebut.

“Ya rakor ini sangat penting dalam penanggulangan bencana, apalagi Gorut ini sangat rawan akan bencana alam, terutama banjir dan longsor, sehingganya diharapkan kepada unsur-unsur seperti TNI Polri bisa bertanggungjawab dalam penanggulangan tersebut, sehingga masyarakat bisa terbantu. Dan ini juga sudah dilaksanakan oleh seluruh kabupaten se Provinsi Gorontalo. Sekali lagi saya harapkan respon yang cepat dari stake holder yang ada saat ini,” tutup Sumarwoto. (bfly)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close