GORONTALOHEADLINESKAB. GORONTALOKESEHATAN

Kasus DBD di Kabgor Mulai Menurun

GORONTALO, sulutGO– Pada periode Januari 2019, ada 126 kasus penyakit DBD (demam berdarah dengue) di wilayah Kabupaten Gorontalo, dimana distribusi kasus DBD dari minggu ke 1 hingga minggu ke 5 mengalami penurunan yang signifikan.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Gorontalo, dr. Roni Sampir di ruang kerjanya, Rabu (6/2/19).

“Kalau kita lihat tren dari minggu ke minggu itu cenderung menurun, yang mana kejadian awal pada minggu ke satu jumlah pasien berjumlah 35 orang, pada minggu kedua menurun menjadi 31 orang, minggu ke 3 menjadi 25 orang, kemudian minggu ke 4 tetap sama 25 orang, tapi minggu ke lima tinggal 10 orang,” jelasnya.

Namun, lanjut Roni, pada periode ini tidak ada penderita DBD yang meninggal dunia.

Menurutnya, penurunan tersebut bisa tercapai karena aktifnya kegiatan PSN (pemberantasan sarang nyamuk) dengan 3M (menutup, menguras, menimbun) secara intensif.

“Meski begitu saya berharap pencegahan oleh masyarakat harus berjalan dan saya pun meminta agar masyarakat untuk tetap waspada,” ujar Kadikes.

Sekadar informasi dari 126 kasus DBD yang tersebar di 21 kecamatan di wilayah Kabupaten Gorontalo, Limboto menempati posisi pertama dengan angka 22 kasus dan yang kedua adalah Limboto Barat dengan jumlah 21 kasus.

Berikut data lengkap kasus DBD di 21 kecamatan di wilayah Kabupaten Gorontalo.

“Kalau kita bandingkan dengan kejadian sebelumnya, kasus DBD saat ini sebenarnya masih di bawah. Artinya kalau di tahun sebelumya seperti di tahun 2016 pernah mencapai 300 orang,” tandasnya. (vt)

Foto: dikes kabgor

Be Sociable, Share!

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close