BERITAGORONTALOGORONTALO UTARA

Lagi-lagi, Koramil Atinggola Gagalkan Peredaran Miras

GORUT, sulutGO– Koramil Atinggola kembali menggagalkan peredaran minuman keras (miras) berjenis Cap Tikus dengan jumlah sekitar 1.500 liter, Minggu (10/2/2019).

Sesuai informasi yang berhasil dihimpun, Cap Tikus tersebut berasal dari Kecamatan Motoling Timur, Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulut, oleh RW (42) dan SM (40), yang sedianya akan diantar kepada pelanggannya JE, di Isimu, Gorontalo.

Barang bukti berhasil diamankan

Anggota Provost Koramil Atinggola, Kopda Akmaludin, mengungkapkan bahwa kronologi penangkapan Cap Tikus itu berawal dari informasi warga.

“Ya, Dengan mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa akan melintas mobil bermuatan cap tikus, maka Serka Arsad Gobel dan Serda Hamid Lifu pun bersiaga di depan Koramil Atinggola sembari menunggu mobil tersebut,” jelas Kopda Akmal.

Awalnya mobil dengan nomor polisi DB 1038 AS, yang dicurigai tersebut sempat melewati Koramil Atinggola, namun dengan kesigapan Anggota Koramil, mobil tersebut berhasil diamankan.

Mobil bersama barang bukti saat diamankan di Koramil Atinggola

“Pada pukul 07.15 WITA, mobil tersebut melintas di depan koramil, dan langsung diikuti oleh Serka Arsad Gobel dan Serda Hamid Lifu. Sesampainya di Desa Imana, Kecamatan Atinggola, mobil tersebut berhasil diamankan dan langsung dibawa ke koramil beserta barang bukti,” ujar Kopda Akmal.

Sesuai pengakuan SM (40), bisnis haram ini sudah dilakoni selama 1 Tahun, dan mendapat ‘back up’ dari Oknum Anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Atinggola agar bisa lolos dari operasi kepolisian.

“Kami membayar 500.000 setiap 1 kali lewat Polsek Atinggola,” kata SM.

Hingga berita in diturunkan, awak sulutgoonline.com masih mencoba menghubungi pihak Polsek Atinggola, dalam hal ini Kapolsek Atinggola untuk dimintai tanggapan terkait oknum yang disampaikan SM itu. (bfly)

Be Sociable, Share!

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close