GORONTALOHEADLINESKAB. GORONTALOLEGISLATOR

Penertiban PKL, Ketua Dekab Minta Pemkab Turut Beri Solusi

GORONTALO, sulutGO– Persoalan PKL yang ada di Kabupaten Gorontalo menjadi perhatian Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Sahmid Hemu.

Dirinya meminta kepada pemerintah Kabupaten Gorontalo untuk memperhatikan keberadaan mereka.

Sebab, dalam rangka mempertahankan Adipura, minggu depan akan banyak PKL yang akan mengalami penertiban, tetapi belum disediakan solusi oleh pemerintah Kabupaten Gorontalo termasuk relokasi mereka.

Hal ini yang sempat dikeluhkan pedagang yang ada dikawasan Limboto yang mengaku kecewa ketika salah satu lurah sempat mendatangi para pedagang PKL yang berada di kelurahannya dan meminta agar minggu depan untuk menertibkan dan mengembalikan fungsi jalan dan trotoar.

Kepada wartawan, keluhan yang muncul disampaikan masyarakat khususnya mereka yang berprofesi sebagai PKL, terungkap banyak di antara mereka yang belum diberikan solusi dan memilih untuk pulang kampung.

“Kami lebih baik pulang kampung saja, karena cuma ini mata pencaharian kami, dan hasil pendapatan dari berjualan juga untuk menyekolahkan anak,” tutur salah satu pedagang.

Ketua DPRD pun mengaku mendukung upaya penertiban terhadap PKL di Kabupaten Gorontalo.

“Tapi tetap harus ada solusi bagi mereka ketika dilakukan penertiban. Jangan dilakukan penertiban tapi tidak ada solusi bagi PKL,” ujar Ketua DPRD Sahmid Hemu.

Sebenarnya, kata Sahmid, keberadaan PKL ini adalah salah satu upaya dalam mengatasi pengangguran yang ada.

Mereka bisa mempekerjakan orang-orang disekitarnya. Dan ini sedikit banyak membantu program pengurangan pengangguran.

“Kalau kita sebagai pemegang kebijakan bisa mengatur mereka para PKL dengan baik, maka akan berdampak positif bagi PKL. Tapi kalau kita hanya gusur tanpa solusi, maka akan menambah angka pengangguran, sebab mereka tidak bisa beraktifitas sebagai PKL lagi,” kata Sahmid. (vt)

Be Sociable, Share!

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close