HEADLINESHIBURANMUSIKNASIONAL

Novia Bachmid Tersingkir Ajang Indonesia Idol, Sukma Lolos di Lida 3 Indosiar

JAKARTA, sulutGO – Penampilan indah dari finalis Indonesia Idol di RCTI, Novia Bachmid asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara, tak mampu membuatnya melaju ke tahap selanjutnya pada, Rabu (15/01/2020) malam. Kesedihan itupun terobati, setelah Sukma Lantonge lolos seleksi Liga Dangdut (Lida) Tiga di TV Indosiar.

Novia Bachmid gagal melaju di Top 7 Indonesian Idol. Penampilan Novia sangat memukau di babak Top 8 Indonesian Idol X.

Semua juri dan penonton tidak percaya kontestan yang harus keluar dari Indonesian Idol adalah Novia Bachmid. 

Langkah Novia Bachmid harus terhenti karena mendapatkan hasil vote paling rendah di antara lainnya.

Meski menerima keputusan tereliminasi, Novia tetap tidak kuasa menahan airmata ketika harus memberikan ucapan terima kasih kepada orang-orang yang selama ini mendukung kariernya.

Namun, kesedihan masyarakat BMR bisa langsung terobati, karena di kompetisi lain, salah satu Putri asal Poyowa Besar, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Bolmong, Sukmawaty Lantonge lolos seleksi Liga Dangdut di Indosiar.

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Kabupaten Bolmong fraksi Golkar Sulhan Manggabarani, menyampaikan apresiasi atas kedua putri Bolaang Mongondow Raya (BMR), yakni Novia Bachmid sudah mengikuti kompetisi Indonesia Idol program RCTI, sementara Sukmawaty Lantonge, baru saja lolos di ajang Lida 3 Indosiar.

Menurutnya, jika dukungan dan suport terhadap putra-putri BMR yang mengikuti ajang pencarian bakat sebagai penyanyi di tinggkat Nasional hanya lewat statemen tanpa ada gerakan nyata maka itu namanya sia-sia.

“Kalau Pemerintah baik Provinsi dan Kabupaten/Kota, di Sulut hanya membuat statemen di media bahwa mendukung kemudian tidak ada gerakan kongkritnya maka itu hanya sia-sia,” Ungkap Sulhan, politisi Golkar saat di konfirmasi via seluler, Jumat (16/01).

Seharusnya, tambah Sulhan, Pemerintah sudah harus melakukan intruksi kepada seluruh komponen masyarakat yang melek informasi, yang memiliki handhpone agar kemudian memberikan dukungan kepada mereka yang lagi berkompetisi.

“Coba kalau Gubernur minta Bupati dan Walikota untuk kemudian mengintruksikan semua komponen masyarakat mengirimkan dukungan, maka saya yakin dan percaya apa yang menjadi harapan masyarakat agar kita memiliki idola layaknya penyanyi top lainnya akan terwujud,” Pungkasnya.

Terpisah, keterangan Ketua Forum Generasi Muda Bolaang Mongondow Indonesia (FGMBMI) yang ada di Jakarta, Hendri Rotinsulu, di BMR memiliki potensi penyanyi yang mampu berkompetisi di kancah nasional. Tapi, potensi ini kadang kala tidak disertai dengan dukungan penuh dari Pemerintah dan masyarakat.

“Kami sangat menyayangkan jika potensi anak muda BMR yang berkiprah di kancah nasional tidak didukung serius oleh pemerintah yang ada di Sulut lebih khusus di BMR. Padahal kualitas mereka tidak kita ragukan lagi, tapi namanya kompetisi dan aturannya harus melalui vote maka sudah sepatutnya dukungan kita melalui vote juga. Kami ingin pemerintah juga berperan atas karier anak muda yang berkiprah di industri musik agar tidak mati suri,” Harapnya. (Ronny)

Be Sociable, Share!

Related Articles

Leave a Reply

Close
%d bloggers like this: