ADVETORIALGORONTALOHEADLINESHUKUM & KRIMINALKAMPUSPENDIDIKAN

Dosen FH UG Yusrianto Kadir, Peroleh 2 Serifikat HKI Atas 2 Buku Karyanya

KAMPUS, sulutGO– Di usianya yang masih terbilang muda, sepak terjang Dr. Yusrianto Kadir, SH ,MH, salah seorang Dosen Universitas Gorontalo (UG) telah cukup mumpuni, terutama dalam mendalami keilmuannya dibidang ilmu hukum.

Sejak tahun 2016 hingga 2018, sudah ada beberapa karya ilmiah yang ia hasilkan, bahkan dua diantaranya dalam bentuk buku, yang dimana telah memperoleh sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) berupa hak cipta.

Buku pertama yang ditulisnya berjudul “Tindak Pidana Korupsi” dengan penerbit KRETAKUPA Print Makassar, dan buku ini memperoleh sertifikat HKI berupa hak cipta pada tahun 2016 silam.

Dimana, buku ini lebih banyak mengulas tentang kajian yuridis tindak pidana korupsi, tipologi korupsi, jenis-jenis korupsi, analisis faktual tentang penindakan tindak pidana korupsi, serta menguak modus operandi korupsi yang belum dijangkau atau terakomodir dalam undang-undang tipikor.

Sementara buku keduanya berhasil memperoleh sertifikat HKI berupa hak cipta pada tahun 2018.

Buku kedua ini lebih banyak mengulas aspek pencegahan korupsi melalui pendidikan antikorupsi yang pada intinya mengulas tentang internalisasi nilai-nilai dan prinsip anti korupsi, strategi pembelajaran anti korupsi, pendekatan kriminologi dan psikologi anti korupsi.

“Yang paling terpenting saya menulis buku ini sebagai respon dari surat edaran Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan pada waktu itu, yang pada intinya menghimbau seluruh PTS maupun PTN untuk menerapkan pendidikan anti korupsi ke dalam kurikulum pembelajaran di perguruan tinggi, baik itu terafliasi dalam mata kuliah, maupun berdiri sendiri sebagai satu mata kuliah,” terang Yusrianto, yang juga selaku Dekan Fakultas Hukum UG.

Selanjutnya Yusrianto mengaku, keterpanggilan dalam menulis buku ini, karena di Universitas Gorontalo telah memberlakukan mata kuliah psikologi anti korupsi sebagai mata kuliah wajib diseluruh program studi di lingkungan UG.

“Jadi, saya berharap buku ini dapat membantu dosen dan mahasiswa dalam memahami teori dan konsep-konsep anti korupsi,” tutupnya. (hmsug)

Be Sociable, Share!

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close