GORONTALOHEADLINESHUKUM & KRIMINALKAB. GORONTALO

Pengadilan Tetapkan Abdul Halim Terdakwa Tipikor Pekerjaan Abrasi di Kecamatan Biluhu

LIMBOTO, sulutGO– Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Gorontalo akhirnya telah memberikan putusan terhadap perkara Tipikor pekerjaan abrasi pantai Desa Biluhu Tengah Kecamatan Biluhu Kabupaten Gorontalo atas nama terdakwa Abdul Halim Naue.

Sebagaimana putusan Pengadilan Tipikor Gorontalo No : 7/Pidsus-TPK/2019/PN.Gtlo, Senin (16/09/19), terdakwa dipidana penjara selama 4 tahun dan denda Rp200.000.000,- subsider 4 bulan kurungan serta membayar uang pengganti sebesar Rp163.579.308, dan jika tidak bisa membayar maka dipidana penjara selama 4 bulan.

Kepada awak media, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo Dr. Supriyanto mengungkapkan bahwa putusan tersebut lebih rendah 1 tahun dari tuntutan Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo yang menuntut kepada terdakwa selama 5 tahun penjara.

“Dengan telah diputuskannya perkara tersebut, masih ada 1 perkara atas nama inisial SP yang merupakan mantan salah satu kabid di Dinas PUPR Provinsi Gorontalo,” kata Supriyanto.

Sebelumnya, Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Gorontalo menetapkan dua orang sebagai tersangka kasus korupsi pembangunan Abrasi Pantai di Desa Biluhu Tengah Kecamatan Biluhu Kabupaten Gorontalo. (vt)

Berita Terkait : Kejari Tetapkan Oknum ASN dan Kontraktor di Gorontalo Sebagai Tersangka Dugaan Korupsi

Editor: Fitra

Be Sociable, Share!

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
%d bloggers like this: