ADVETORIALBERITAGORONTALOHUKUM & KRIMINALKAB. GORONTALO

Upaya Mewujudkan Pengelolaan Dana Desa yang Kreatif dan Inovatif

Melalui Lomba Pidato Kades dan Lurah se Kabupaten Gorontalo

GORONTALO, sulutGO– Setelah menggelar Lomba Kantin Kejujuran dalam rangka menyongsong Hari Anti Korupsi Nasional, kali ini, Kamis (06/12), pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo (Kejari) kembali menggelar Lomba Pidato Kepala Desa, di Gedung Kasmat Lahay Limboto.

Berbeda dengan lomba sebelumnya yang melibatkan pihak Sekolah, Lomba Pidato Kepala Desa ini diikuti oleh Lurah dan Kepala Desa Se Kabupaten Gorontalo dengan mengangkat tema ‘Pencegahan Tindak Pidana Korupsi Pengelolaan Dana Desa’.

Kegiatan ini pun dibuka langsung oleh Kepala Kejari (Kajari) Dr. Supriyanto dan dihadiri oleh Asisten III Setda Kabupaten Gorontalo Hen Restu, pimpinan OPD, Camat, Lurah/Kades, serta para Jaksa dan Staf Kejari.

Asisten III yang dalam hal ini mewakili Bupati Gorontalo dalam sambutannya mengungkapkan bahwa korupsi merupakan salah satu kegiatan kriminal dan permasalahan di negara ini yang pastinya sangat merugikan masyarakat.

“Korupsi bukanlah masalah kepolisian, kejaksan, KPK, LSM dan orang orang yang bergerak dalam bidang hukum. Korupsi adalah masalah bangsa yang merupakan tanggung jawab semua orang dalam melakukan pencegahan, minimal untuk dirinya sendiri,” ujar Hen Restu.

Sehingga, dirinya berharap melalui pelaksanaan kegiatan ini, bukan hanya melatih kepercayaan diri tetapi juga menambah pengetahuan tentang pencegahan tindak pidana korupsi khususnya dalam pengelolaan dana desa.

“Dari semua itu, yang paling baik kita lakukan adalah melalui diri sendiri. Tumbuhkan sikap antikorupsi dalam diri kita. jangan mau melakukan korupsi walaupun itu korupsi yang sangat kecil. Setelah itu, tumbuhkan sikap antikorupsi kepada keluarga kita. lalu, kembangkan ke tingkat yang lebih luas yaitu lingkungan sekitar kita,” imbuh Hen.

Sementara itu, Kajari Kabupaten Gorontalo Dr. Supriyanto kepada awak media mengatakan bahwa dirinya sangat mengapresiasi para Kades dan juga Lurah yang turut hadir pada kegiatan ini.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, dimana para kepala desa hadir semua dan antusias,” tutur Supriyanto.

Kajari menyampaikan, melalui kegiatan ini pihaknya ingin mengetahui bagaimana inovasi dan kreasi para kades dan lurah dalam mengelola keuangan desa dengan baik, apalagi dana desa saat ini yang begitu besar.

“Inovasi inilah yang ingin saya nampakkan dalam lomba ini, sehingga apa yang baik di sana kita adopsi dan tularkan kepada yang lain,” ucapnya.

Selain itu, dengan adanya kegiatan yang diikuti oleh Kades dan Lurah ini, Kajari juga berharap tidak hanya menjadi ceremonial semata melainkan juga dapat diaplikasikan.

“Harapan saya dengan adanya lomba ini tidak hanya sekedar menjadi seremonial akan tetapi juga aplikatif. Artinya bahwa disamping dia (kades/lurah,red) pandai berpidato dengan inovasi dan kreatifitas yang bagus namun juga dilaksanakan. Dan setelah dilaksanakan maka otomatis desa yang lain bisa mencontohi atau meniru kreatifitas tersebut sehingga pengelolaan keuangan desa akan berjalan dengan baik sesuai dengan rule yang ada,” jelas Supriyanto. (Adv)

 

Foto: mais/hms

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close