ADVETORIALGORONTALOHEADLINESKAMPUSNASIONALPENDIDIKAN

3 Dosen UG Ikut Sukseskan Semiloka Pendampingan Inklusi DOAJ

GORONTALO, sulutGO– Universitas Gorontalo (UG) tak henti-hentinya terus memberikan support dalam hal mengembangkan dan meningkatkan jurnal di Indonesia.

Seperti diketahui, dalam kegiatan yang dihadiri seluruh pengelola jurnal di Indonesia, dimana UG sendiri telah mengutus 3 Dosen diantanya, Dr. Roy Marthen Moonti, SH.,MH, Nurmala Shanti Dera, ST.,MT dan Kalzum R. Jumiyanti, SE.,M.Si yang notabene sebagai pengelola jurnal yang ada di UG yakni gorontalo law review, gorontalo jurnal of infrastructure and science engineering dan gorontalo development review untuk mengikuti kegiatan semiloka pendampingan inklusi DOAJ, di Surabaya, Kamis (11/4/19).

Setelah dikonfirmasi terkait kegiatan, Dr. Roy Marthen Moonti SH.,MH mengaku, kegiatan ini merupakan inisiasi dari Relawan Jurnal Indonesia (RJI), karena melihat semakin masifnya jurnal-jurnal dari Indonesia yang hendak mendaftar ke Directory of Open Access Journal (DOAJ) terus meningkat setiap tahunnya.

“Hal ini juga berdasarkan data di laman DOAJ, bahwa jurnal-jurnal Indonesia yang sudah terdaftar di DOAJ sebanyak 1.424 jurnal hingga 14 Maret 2019 dari 6.000-an jurnal yang ada di Indonesia,” ujar Roy Marthen.

Nurmala Shanti Dera, ST.,MT mengungkapkan, kegiatan ini juga bertujuan agar supaya jurnal-jurnal yang sedang maju sekiranya dapat mengindekskan jurnalnya ke DOAJ dan mendapat kesesuain dengan kriteria minimal disyaratkan oleh DOAJ.

“Dengan harapan, melalui semiloka ini, maka kerjasama antara RJI dengan DOAJ terkait jurnal-jurnal yang masih dalam proses review, dapat di dampingi hingga tahap penilaian.” tutur Shanti.

Sementara itu, Kalzum R. Jumiyanti, SE.,M.Si menambahkan, pada prinsipnya kegiatan ini juga sangat membantu para pengelola jurnal di UG, karena saat ini jurnal UG dalam tahap persiapan akreditasi menuju sinta, jadi sangat membutuhkan panduan dan trik bagaimana bisa lolos sinta, yang kemudian diterima oleh DOAJ.

“Karena syarat mudah terindeksnya oleh DOAJ adalah jurnal sudah harus lolos sinta, selanjutnya momen penting ini tidak boleh diabaikan, dimana kita harus saling share pengalaman, baik dalam proses untuk akreditasi atau pengalaman pengelolaan jurnal kedepan,” tandasnya. (hmsug)

Be Sociable, Share!

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close