ADVETORIALBERITAGORONTALOKAMPUSPENDIDIKAN

Giat Praktikum Lab, Mahasiswa UG Tingkatkan Skill dan Keterampilan

GORONTALO, sulutGO– Dasar dari suatu bangunan adalah tanah, karena tidak ada bangunan yang tidak dibangun diatas tanah. Tanah juga sebagai penerima beban terakhir dari beban-beban dari bangunan yang akan dibangun.

Maka kekuatan tanah untuk menahan bangunan haruslah diperhitungkan dengan baik agar tidak terjadi kegagalan seperti longsor atau penurunan yang tidak merata, sehingga dapat merusak dan menghancurkan bangunan yang ada.

Seperti halnya yang disampaikan Kepala Laboratorium Terpadu Universitas Gorontalo juga selaku Dosen Fakultas Teknik Dr. Moh. Ramdhan Olii, ST.,M.Eng dalam kegiatan praktikum laboratorium mahasiswa Prodi Sipil, di Gedung Laboratorium UG, Selasa (8/1/19).

Dr. Moh. Ramdhan Olii, ST.,M.Eng mengaku, saat ini sudah ada beberapa Fakultas tengah giat melakukan kegiatan praktikum laboratorium kepada mahasiswa diantaranya, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Pertanian, Fakultas Kehutanan termasuk Fakultas Teknik melalui Prodi Teknik Sipil.

“Terkait praktikum laboratorium, Prodi Sipil memiliki 5 praktikum laboratorium diantaranya, laboratorium ilmu ukur tanah, laboratorium hidrolika, laboratorium struktur dan bahan, laboratorium mekanika tanah serta laboratorium transportasi dan jalan,” jelas Ramdhan.

Saat ini mahasiswa Prodi Sipil, lanjut dia, tengah melakukan laboratorium struktur dan bahan untuk menganalisis karakteristik material pembentukan beton, sehingga yang dihasilkan adalah bagaimana mahasiswa bisa merancang kekuatan beton tersebut.

“Selanjutnya, mahasiswa juga tengah melakukan laboratorium mekanika tanah untuk menganalisis karakteristik tanah, yang nantinya digunakan dalam perencanaan bangunan sipil. Hal ini sangat penting untuk menunjang segi ekonomis dan segi keselamatan baik untuk bangunan, pemakai maupun pekerja yang ada dan sebagainya,” tutur Ramdhan.

Dirinya menambahkan, tujuan praktikum laboratorium, yaitu agar teori yang diperoleh mahasiswa dari mata kuliah dapat diaplikasikan ke laboratorium, yang nantinya akan diterapkan ke dalam dunia kerja.

Karena dalam menghadapi revolusi industri 4.0 telah mewajibkan mahasiswa untuk memiliki keahlian dalam menerapkan keilmuan kedalam dunia nyata. (hmsug)

Be Sociable, Share!

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close