ADVETORIALGORONTALOKAB. GORONTALOPENDIDIKAN

Seminar Proposal UNG, Fory Naway Penguji Disertasi Program Doktor Ilmu Pendidikan

LIMBOTO,sulutGO – Turut hadiri undangan seminar proposal disertasi program doktor ilmu pendidikan di Universitas Negeri Gorontalo(UNG), Ketua PKK Kabupaten Gorontalo Dr. Fory Naway menjadi penguji internal kepada salah satu kandidat doktor atas nama Mahjudin Husain.

Seminar proposal yang diadakan Kamis 23/01) itu dibuat di Aula pasca sarjana UNG. Tak hanya Fory saja, adapun Penguji internal lainnya seperti, Dr. Arwildayanto, M.Pd, internal II Dr. Fory A. Naway, M.Pd, Promotor Prof. Dr. Sarson Pomalato, M.Pd, Co. Promotor I Prof. Dr. Abdul Haris Panai, M.Pd, Co. Promotor II Dr. Abdul Kadir Husain, M.Pd.Kons.

Mahjudin Husain selaku teruji, membawa judul disertasi” Model Pengintegrasian Nilai- Nilai Karakter Dalam Pembelajaran Di SMP Negeri Kabupaten Gorontalo”.

Dimana judul tersebut mengunggah apresiasi Dr. Fory Naway. Menurutnya, judul tersebut sangatlah tepat. Karena ada empat sumber karakter yang ia gagas ,yakni, olah hati, olah pikir, olah raga dan olah karsa dan prakasa.

“Olah hati itu yang dimaksud, dimana anak –anak diharapkan menjadi anak-anak yang jujur,disiplin, bertaqwa, inovatif, produktif dan kreatif,” Sebut Fory

Kemudian terkait dengan olah pikir, diharapkan anak-anak lebih cerdas,mempunyai ruang untuk bicara kritis.

“tidak boleh anak itu dilarang berexprolasi, karena mereka punya perkembangan kepribadian,” Kata Fory.

Kemudian olah raga, anak-anak diharapkan,mengarah pada seni untuk bisa melaksanakan sesuatu yang sifatnya kebersamaan,gotong royong,bersih, sehat, berpikir realitas. Karas dan prakarsa diharapkan anak-anak yang nasionalis.

Lanjutnya, Pendidikan karakter itu nilai-nilainya terinclude kedalam seluruh mata pelajaran yang memang diharapkan pada riset yang diuju tadi itu, melahirkan suatu model mengintegrasian nilai-nilai karakter yang masuk dalam seluruh mata pelajaran.

“ Nah,itu jadi rujukan semua sekolah dan guru bisa memahami bentuk mata pelajaran untuk mendidik anak-anak supaya nilai karakternya ada,” Sambungnya .

Terakhir, ia mengatakan hasil riset penguji ini bagus karena semua nilai karakternya ada, kurang bagaimana guru memahaminya.

“Nah, kalau hasil risetnya diarahkan kemodel ,desain model yang membentuk karakter terintegrasi dengan mata pelajaran luar bisa. Karena selama ini, menurutnya krakter itu hanya karakter agama,pendidikan PPKN tapi tidak bagaimana kolaborasi seluruh mata pelajaran.

“Hasil risetnya bagus karena dapat membantu semua sekolah –sekolah dan bisa rujukan road model untuk sekolah. Jadi,standarisasi masuk dalam sumber nilai-nilai masuk pada standar kompetensi kelulusan dan seluruh mata pelajaran ada, tinggal mengacu saja melahirkan model pengintegrasian seperti apa,” Tutup Fory Naway

Be Sociable, Share!

Related Articles

Leave a Reply

Close
%d bloggers like this: