ADVETORIALGORONTALOHEADLINESKAMPUSPENDIDIKAN

YPDLP Serahkan SK Pensiun Kepada Sejumlah Dosen Purna Tugas di UG

GORONTALO, sulutGO- Usia pensiun dosen swasta berdasarkan Permenristekdikti No. 26 Tahun 2015 dan Permenristekdikti No. 2 Tahun 2016 menetapkan masa pensiun jatuh di usia 65 tahun.

Ini berlaku untuk dosen yang memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN), sedangkan masa pensiun untuk profesor berusia 70 tahun.

Dosen yang memasuki masa pensiun secara otomatis akan berubah status tanpa ada pemberitahuan atau usulan dari pihak Perguruan Tinggi.

Meskipun demikian, dosen yang pensiun masih dapat di rekrut sebagai dosen lagi di Perguruan Tinggi yang tentunya dengan catatan ada perjanjian kerja.

Kaitan dengan ini, terdapat 3 Dosen Yayasan Pendidikan Duluwo Limo lo Pohala’a (YPDLP) Gorontalo dalam lingkup Universitas Gorontalo, masing-masing H. Sujadi, SH.,MH, H. Ismet Abdul.,SH.,MH dan Daud Rahim, SH.,MH yang saat ini telah masuk purna tugas menerima SK pensiun, yang berlangsung di Masjid Al-Ma’arif UG, tepatnya ba’dah sholat dzuhur. Kamis (16/5)

SK pensiun ini diserahkan langsung Ketua Dewan Pembina YPDLP Gorontalo Dr. H. Rustam Hs. Akili, SE, SH.,MH didampingi Dr. Ec. H. Ilyas Lamuda, MM selaku Badan Pengawas YPDLP Gorontalo dan H. Warno Panigoro, SE.,MM selaku Kepala Divisi Pendidikan YPDLP Gorontalo serta Wakil Rektor 2 Dr. Dikson Junus, MPA.

Rustam mengaku, penyerahan SK pensiun ini sudah merupakan prosedur maupun aturan terhadap dosen yang akan purna tugas.

“Kita hanya menjalankan aturan yang ada, dan tentunya mereka ini pada dasarnya masih dibutuhkan kampus. Ucapan terima kasih atas pengabdian selama ini terhadap UG, khususnya Fakultas Hukum, karena memang rata-rata adalah dosen Hukum” ujar Rustam.

Sementara Dr. Ec. H. Ilyas Lamuda, MM menjelaskan, SK pensiun bagi setiap dosen yang masuk purna tugas sudah merupakan kewajian setiap penyelenggara PTS dalam hal ini yayasan dan institusi perguruan tinggi itu sendiri.

“Memang sudah seharusnya setiap penyelenggara PTS dan institusinya menerapkan peraturan tentang dosen, antara lain batasan umur pensiun, sesuai peraturan yang berlaku” jelas Ilyas.

Lebih lanjut kata Ilyas, penghargaan yang setinggi-tingginya kepada dosen yang telah mengabdi di UG, terlebih bagi mereka yang masuk purna tugas.

“Diharapkan kepada badan penyelenggara ada tindaklanjut dan semua hak-hak dosen tersebut segera diselesaikan” tuturnya.

Sementara Dr. Dikson Junus, M.PA selaku anggota dewan pembina YPDLP, mengucapkan terima kasih atas pengabdian yang tulus dan ikhlas dari dosen yang telah masuk purna tugas ini.

“Sekiranya hal ini menjadi contoh bagi dosen muda lainnya,” tandasnya. (hmsug)

Be Sociable, Share!

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close