BOLMONG RAYABOLMUTHEADLINESSOSIAL POLITIKSULAWESI UTARA

3 Desa di Kecamatan Kaidipang Terintervensi Pencegahan Stunting

BOLMUT, sulutGO – Camat Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Hi. Ramin Buhang, S.Sos mengungkapkan sebanyak Tiga Desa di Kecamatan Kaidipang terintervensi akan pencegahan stunting.

Hal ini disampaikan Camat Ramin Buhang, usai menghadiri Musdes RKP Desa Inomunga Tahun Anggaran 2020, bertempat di Aula Kantor Desa Inomunga, Kamis (11/07/2019).

Hal ini ditegaskan dalam Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 61/PMK.07/2019 tentang Pedoman Penggunaan Transfer ke Daerah dan Dana Desa untuk Mendukung Pelaksanaan Kegiatan Intervensi Pencegahan Stunting Terintegrasi.

“Desa-desa yang terintervensi pencegahan stunting harus mengsinergitaskan program pemerintah pusat”, Kata Ramin pada media ini.

Untuk itu lanjut camat, desa-desa yang memiliki resiko warganya mengalami stunting sudah barang tentu wajib menganggarkan untuk menghindari resiko stunting pada warganya.

“Tiga desa itu, Inomunga, Inomunga Utara dan Solo. Dan untuk keluar dari wacana stunting maka RKP Desa yang dilaksanakan pada saat ini akan menyesuaikan ke program pemerintah pusat”, ungkapnya.

Kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan dalam mengatasi masalah stunting meliputi penyediaan air bersih dan sanitasi, pemberian makanan tambahan dan bergizi untuk balita, pengembangan ketahanan pangan dan lain sebagainya.

“Penyebab utama disini sanitasi, terinformasih masih ada kepala keluarga yang belum ada jamban keluarga”, pungkasnya.

Untuk diketahui bahwa dalam pencegahan stunting di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Pemkab Bolmut telah menggagas tagline “GEMAR CAHTING”.

Stunting atau sering disebut kerdil atau pendek adalah kondisi gagal tumbuh pada anak berusia di bawah lima tahun (balita) akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang terutama dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yaitu dari janin hingga anak berusia 23 bulan. Anak tergolong stunting apabila panjang atau tinggi badannya berada di bawah minus dua standar deviasi panjang atau tinggi anak seumurnya. Standar yang dimaksud terdapat pada buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dan beberapa dokumen lainnya. (Dolvin)

Be Sociable, Share!

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close