ADVETORIALGORONTALOHEADLINESKAMPUSNASIONALPENDIDIKAN

Rapim PTS Via Teleconference, Warek UG : Ada 15 Poin Arahan Kepala LLDIKTI Wilayah IX

KAMPUS,sulutGO– Wakil Rektor Kemahasiswaan Universitas Gorontalo (UG) Dr. Dikson Junus mengikuti rapat pimpinan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Sulawesi via Teleconference, Senin (30/03).

Rapat itu dipimpin oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX Sulawesi, Prof. Dr. Jasruddin.

Dalam kesempatan itu, ada 15 poin penting yang kemudian menjadi arahan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX Sulawesi.

Dr. Dikson Junus, M.PA mengatakan, dari 15 poin penting yang menjadi arahan kepala LLDikti itu, salah satunya terkait beasiswa bidikmisi.

“Di mana, sesuai arahannya, Kepala LLDikti Wilayah IX Sulawesi, meminta calon penerima beasiswa bidikmisi yang diajukan harus mempunyai Kartu Indonesia Pintar (KIP),” ujar Dikson.

Pihak kampus, lanjut dia, diminta untuk segera mengirimkan data calon penerima bidikmisi yang mempunyai KIP. Dan selanjutnya, untuk pengisian format beasiswa bidikmisi melalui aplikasi google form.

“Kita juga diminta untuk menggunakan aplikasi apa saja dalam pembelajaran kuliah daring (dalam jaringan/online). Termasuk untuk UTS, UAS dan ujian tahap akhir, baik itu proposal, seminar hasil dan ujian skripsi,” sambung Dikson.

Hal selanjutnya yang dihasilkan, bahwasanya, kedepan dalam pembayaran gaji bagi dosen DPK dan pembayaran serdos akan dievaluasi melalui PBM daring.

“Begitu juga untuk dosen serdos, kedepamln absen tidak lagi manual setiap hari, tapi akan dievaluasi melalui PBM minimal 12 kali tatap muka,” ujarnya.

Tidak hanya itu, masih kaitan dengan beasiswa bidikmisi, Dikson mengungkapkan, pada teleconference itu, Kepala LLDikti juga berjanji akan memperjuangkan kuota bidikmisi antara 6.000 – 8.000 kuota bagi seluruh PTS se- Sulawesi.

BACA JUGA:  Pemkab Gorontalo Bersiap Sambut "New Normal" Corona

“Beasiswa bidikmisi juga akan nada system ongoing pada semester 3,” ungkap Dikson lagi.

Sementara dalam masa penanganan Covid-19 ini, Kepala LLDikti juga meminta agar seluruh PTS se- Sulawesi untuk tidak memberatkan mahasiswa mengerjakan tugas, apalagi keluar rumah.

“Jadi, Studi From Home (SFM) harus dijalankan dengan baik, tanpa harus memberatkan mahasiswa. Pembelajaran untuk sementara tetap dijalankan dengan sistem daring. Dan karena belum ada format laporan PBM daring, maka laporan PBM daring disesuaikan dengan aplikasi yang digunakan,” jelasnya.

Dan untuk mendukung proses PBM daring, Dikson mengaku, LLDikti juga meminta agar setiap PTS dan yayasan selaku penyelenggara dapat mengalokasikan anggaran untuk membeli bandwitch.

“Yang jelas untuk PBM daring ini, pihak LLDikti akan memprogramkan diklat penggunaan zoom, spada, MMX, webmex, dan google classroom bagi PTS. LLDikti jug akan memfasilitasi PBM dengan aplikasi Zoom dengan biaya langganan Rp. 140 ribu/bulan. Dan untuk pelaksanaan meeting melalui teleconference akan diumumkan. Di mana, setiap PTS melakukan pendaftaran dengan batas maksimal 100 partisipan,” paparnya.

“Kepala LLDIkti juga mengucapkan terima kasih kepada Rektor dan Pengurus Yayasan yang telah berusaha semaksimalnya dalam memfasilitasi kegiatan PBM dan layanan administrasi secara online,” pungkas Dikson. (Adv/t*)

Be Sociable, Share!
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button
Close
Close
%d bloggers like this: