ADVETORIALGORONTALOGORONTALO UTARAHEADLINES

Sekda Gorut ‘Wajibkan’ PTT dan GTT Ikut Rekrutmen P3K

GORUT, sulutGO – Perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (P3K) segera dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara (Pemkab Gorut).

Sekretaris Daerah (Sekda) Gorut, Ridwan Yasin kepada sulutgoonline.com menerangkan, anggaran gaji P3K sudah tersedia, namun untuk kuotanya belum dipastikan.

“Anggarannya sebesar 4,1 Miliar Rupiah. Tapi kuotanya belum kami terima sebab masih menunggu hitungan teknisnya,” ungkap Sekda Ridwan, Selasa (5/11).

Dirinya berharap, para Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan Guru Tidak Tetap (GTT) di lingkungan Pemkab Gorut tidak menyia-nyiakan kesempatan di awal 2020 mendatang.

“Karena ini adalah kesempatan emas, maka PTT maupun GTT saya kira ‘wajib’ mempersiapkan diri ikut seleksi P3K maupun CPNS,” harapnya.

Meski bakal melakukan perekrutan P3K, pengurangan jumlah PTT dan GTT tetap dilakukan Pemkab Gorut.

“Jumlah PTT saat ini sebanyak 1.900-an orang dan GTT sebanyak 1.400-an orang. Nah, itu akan dikurangi untuk tahun anggaran 2020, mengingat posisi rancangan APBD 2020 sempat mengalami defisit sebesar 26 Miliar Rupiah,” ungkap sekda.

Pengurangan honorer ini kata Ridwan, akan dilakukan sesuai aturan yang ada, yakni melalui seleksi sesuai keahliannya.

“Rencananya, seleksi akan dilakukan pada minggu ke tiga di bulan November 2019,” kata Ridwan.

Menjawab permintaan masyarakat, yang menuntut bahwa PTT dan GTT harus diisi oleh putra-putri daerah, maka Pemkab Gorut pun bakal menerapkan syarat dimana peserta seleksi harus berKTP Gorut.

“Ini menjadi respon kami. Sejak Selasa (5/11) kami juga sudah meminta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk menutup akses layanan pindah alamat untuk para PTT/GTT, agar tidak menjadi isu di ruang publik, bahwa masyarakat berbondong-bondong pindah alamat hanya untuk masuk menjadi honorer daerah,” tutup sekda. (adv)

Be Sociable, Share!

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close