GORONTALOHEADLINESKAB. GORONTALO

Pimpin Apel Di Disporapar, Nelson Minta ASN Jadi Contoh Penerapan NP Baru

LIMBOTO, sulutGO — Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo hari ini, selasa (30/06/2020) memimpin apel kerja di Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar). Kedatangan Nelson yakni untuk mengecek kesiapan Disporapar dalam menerapkan Norma Perilaku (NP) Baru.

Pada sambutannya, Nelson mengatakan bahwa setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) harus menjadi contoh penerapan tatanan dunia baru tersebut.

“Saya minta setiap ASN ini dapat menjadi contoh penerapan Norma Perilaku (NP) Baru, karena mereka itu sebagai panutan untuk masyarakat” Ungkap Nelson saat memberikan sambutan di Disporapar pagi ini. Selasa (30/06/2020).

Selain itu, ia juga menuturkan, bahwa semenjak pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kemarin, banyak tempat pariwisata di Kabgor yang ditutup yang secara langsung menghambat roda perekonomian di daerah. Maka dari itu ia meminta kepada Disporapar untuk bekerja lebih keras untuk bagaimana meningkatkan kembali pariwisata di Kabupaten Gorontalo.

“Pada PSBB kemarin yang paling parah adalah tempat-tempat wisata. Sehingga ini perlu adanya promosi kembali, agar roda perekonomian akan kembali berjalan normal. Disporapar Khususnya bidang pariwisata harus lebih bekerja lebih keras, bagaimana meyakinkan para wisatawan agar mau berkunjung ke tempat-tempat pariwisata  khususnya yang ada di Kabupaten Gorontalo,”  Terangnya.

Ia juga meminta agar setiap kegiatan dapat kembali dioptimalkan juga, dengan tidak lupa menerapkan protokol kesehatan yang ketat guna menghindari penyebaran covid-19 di tempat-tempat pariwisata yang intensitas masyarakat pasti membludak.

“Silahkan olahraga digelorakan kembali, karena berolahraga itu penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Sebab jika tubuh kita kuat, maka penyakit tidak akan gampang masuk,”  Tutup Nelson. (Iyal)

Be Sociable, Share!
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close