GORONTALOHUKUM & KRIMINALKOTA GORONTALONASIONAL

Maraknya Pelaku Panah Wayer yang dibawah umur, Begini Respon Kepala Kantor Kementrian Agama kota Gorontalo

Foto: Diruang kerja Kepala Kementria Agama Kota Gorontalo

GORONTALO,SulutGO- Maraknya Panah Wayar di kalangan pelajar Gorontalo yang meresahkan masyarakat, mengundang keprihatinan Kepala Kantor Kementerian Agama kota Gorontalo, Ibrahim T. Sore.

Menurutnya, ada beberapa tempat yang perlu diadakan patroli, seperti tempat yang remang atau tempat nongkrong anak-anak, termasuk yang di Huangobotu dan di kompleks PGRI.

“Saya prihatin karena di tempat itu bukan hanya laki-laki, tetapi ada remaja perempuan,” ucap Ibrahim di ruang kerjanya, Kamis (13/2).

Sebagian besar, kata Ibrahim, anak-anak yang terlibat pana payar adalah pelajar. Jadi, pemerintah, kepala-kepala sekolah serta guru-gurunya agar mengantisipasi ini sebelum terlambat.

“Anak-anak yang seharusnya mendapatkan edukasi, keluyuran tanpa pemantauan,” ujar Ibrahim.

Dirinya berharap, ada pembinaan dan pemantauan secara khusus dari orang tua dan guru-guru terhadap pergaulan anaknya. Misalnya, dia keluar ke mana, dengan siapa dia bergaul, dan apa yang dia lakukan.

BACA JUGA:  Wabup Anas: Pejabat Harus Mampu Jabarkan Kepercayaan Yang Diberikan Pimpinan

“Anak adalah amanah dari Allah SWT, tentunya akan dimintai pertanggungjawaban, dan tanggung jawab terhadap anak adalah tanggung jawab dunia-akhirat,” ungkap Ibrahim.

Untuk mengantisipasi itu, Ibrahim menekankan perlu adanya pembinaan akhlak dan pemantauan khusus, bukan hanya di sekolah, tapi bagaimana aktivitas mereka di luar bisa kita dideteksi.

“Kita harus semaksimal mungkin mengarahkan anak kita berguna bagi bangsa dan negara, khususnya untuk Provinsi Gorontalo ke depan,” pungkas Ibrahim.

EDITOR : Alwy Satingi

Be Sociable, Share!

Related Articles

Leave a Reply

Close
%d bloggers like this: